Kisah Arif Minardi Nyaris Adu Tonjok Saat Demo May Day

27 views

Rabu, 02 Mei 2012 

Arif MinardiPeringatan Hari Buruh Internasional, May Day, tahun ini sungguh membekas di benak anggota Komisi IX DPR RI Arif Minardi.

Ketika ikut merayakan hari buruh, Selasa (1/5/2020), Arif Minardi terlibat pertengkaran mulut dengan seorang anggota barisan pengamanan aksi dari salah satu federasi serikat buruh. Pertengkaran ini nyaris berujung adu tonjok.

Peristiwa bermula ketika Arif mengajak ribuan pengunjuk rasa dari PT Astra agar bergabung dengan komponen buruh lainnya yang bersiap long march dari Bundaran HI menuju Istana Negara. Kelompok buruh dari Astra berkonvoi dengan sepeda motor.

Sama-sama bermotor, Arif berkonvoi dengan ratusan anggota Serikat Pekerja Forum Komunikasi Karyawan (SK-FKK) PT Dirgantara Indonesia yang tergabung dalam Majelis Pekerja/Buruh Indonesia.

Menurut Arif, massa buruh dari Astra sebenarnya satu aliansi dengan dirinya di organisasi buruh. Namun saat di lapangan mereka nampak terlepas dari rombongan federasi yang terdiri berbagai komponen buruh. Karena itulah, ia mengajak mereka bergabung.

“Saya ajak mereka bergabung dengan rombongan kita supaya bisa bersatu,” cerita Arif.

Sayangnya, niat baik Arif ternyata ditanggapi berbeda oleh seorang buruh yang bertugas di barisan pengamanan aksi buruh.

Si petugas menganggap tindakan Arif adalah di luar skenario yang sudah disepakati tiga konfederasi buruh anggota Majelis Pekerja/Buruh Indonesia. Tak pelak, kedua pria itu pun berdebat.

“Dia (petugas keamanan buruh) sok jago. Saya bilang, hargailah kalau mau bergabung. Saya tegur dia tapi malah memaki-maki,” kata Ketua (non aktif) SK FKK PT Dirgantara Indonesia ini.

Suasana makin tegang ketika sejumlah buruh dari kedua belah pihak turut terprovokasi. Untungnya, ketua federasi serikat pekerja di pihak Astra tak asing bagi Arif. Ia pun melobi koleganya sesama ketua organisasi buruh itu untuk meredakan konflik.

Jika tidak, pertengkaran ini bakal menyulut baku hantam antarkedua pihak yang sama-sama punya massa. “Ya, begitulah situasi di lapangan,” katanya. ;

Arif mengaku pada kejadian itu ia sempat naik pitam dan mengatakan, “Kalau saya dipukul, saya tidak akan mundur. Saya siap berkelahi!” Tetapi emosinya langsung mereda ketika ia mendengar celetukan dari seseorang di antara kerumunan buruh: “Anggota DPR kok mau berkelahi?” (Detik)

 

Demonstrasi Hari Buruh May Day Profil Arif Minardi Serikat Pekerja

Related Post

Leave a reply